Analisa Komprehensif tentang Ilmu Manajemen Produksi dan Manajemen Operasi

Suatu usaha bukan hanya untuk satu atau dua tahun saja namun usaha tersebut diharapkan bisa berjalan lebih lama bahkan hingga anak cucu.

Namun untuk menjalankan usaha tidaklah mudah lebih-lebih bila pemiliknya belum pernah terjun ke dunia bisnis. Suatu usaha memang harus direncanakan, dijalankan dan selalu menggunakan startegi khusus untuk bisa mengalahkan persaingan dan mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.

Disini anda harus bisa menyusun manajemen produksi untuk meningkatkan penjualan produk saat membangun usaha. Produksi sangatlah penting dalam menjalankan usaha, tanpa produksi mana mungkin anda bisa mendapatkan keuntungan.

Dengan produksi suatu usaha bisa menjualnya kepada konsumen untuk keuntungan yang diharapkan. Tanpa produksi suatu usaha mungkin akan jalan ditempat, namun untuk produksi manajemen harus mengatur sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan konsumen. Bila produksi terlalu banyak, hal ini tidak baik begitu juga bila produksi suatu produk sangat sedikit, hal ini juga bisa menimbulkan kerugian perusahaan.

Sayangnya produksi tersebut tidak boleh hanya produksi saja namun perlu pertimbangan khusus. Sebagai pengusaha anda harus bisa mengatur produksi dalam perusahaan agar tidak merugi. Produksi merupakan proses untuk menghasilkan barang baik barang yang setengah jadi, barang untuk industri maupun komponen penunjang untuk pembuatan barang lainnya.

Suatu pabrik akan membuat produk lebih dari satu namun harus dikontrol agar bahan baku dan tenaga kerja bisa digunakan semaksimal mungkin untuk menghasilkan barang. Dengan berproduksi maka akan menambah nilai suatu barang yang menguntungkan perusahaan. Kegiatan yang dilakukan peusahaan akan diarahkan menuju upaya untuk pemambahan atau menciptakan guna suatu barang atau jasa yang akan dijual nantinya kepada konsumen.

Produksi sangat berkaitan dengan penambahan kegunaan suatu barang karena tempat dan bentuknya sehingga akan mengunakan beberapa faktor produksi yang ada.

Beberapa faktor poduksi yang dibutuhkan untuk menghasilkan barang atau jasa adalah tenaga kerja, modal, tanah, teknologi dan ketrampilan yang dimiliki oleh sumber daya manusia. Tak mungkin bila anda ingin berproduksi dalam suatu usaha maka komponen penunjang untuk menghasilkan barang tersebut tidak ada. Semua yang dibutuhkan dalam produksi harus tersedia agar produk yang dihasilkan bisa lebih maksimal.

Karena itulah dalam produksi harus ada pengendalian produksi untuk mencegah kerugian dalam suatu usaha.

1. Pengertian Manajemen Produksi
Seorang pengusaha bila ingin sukses, mereka harus bisa mengatur manajemen produksi agar usahanya tidak mengalami kerugian. Manajemen produksi merupakan semua kegiatan untuk menganalisa, menentukan dan menetapkan keputusan yang berkaitan dengan produksi sebelum memulai kegiatan produksi tersebut dan operasi. Keputusan yang diambil biasanya keputusan yang bersifat jangka panjang dan keputusan untuk menjalankan operasi produksi saat itu.

Manajemen produksi akan menyiapkan dan melaksanakan kegiatan untuk produksi maupun pengoperasian untuk menghasilkan produk yang diharapkan. Perencanaan dan pengendalian tersebut bertujuan untuk menyeimbangkan, menyesuaikan dan menyerasikan semua faktor yang dibutuhkan saat produksi dengan kebutuhan perusahaan. Ketika terjadi keseimbangan dalam p roses produksi maka hal ini akan menguntungkan perusahaan. Ketika ingin mencapai tujuan produksi tersebut maka banyak tekanan dari luar atau persaingan dari luar yang akan dialami oleh perusahaan.

Namun dengan tekanan tersebut perusahaan harus bisa membuat rumusan untuk memecahkan masalah yaitu dengan mengatur manajemen produksi yang tepat.

Manajemen produksi akan memaksimalkan sumber daya yang dimiliki dalam suatu perusahaan kemudian menghasilkan produkyang memiliki nilai jual tinggi. Manajemen produksi yang tepat akan menghasilkan lama lebih maksimal dibandingkan jika perusahaan tidak mengatur manajemen produksi yang tepat.

Sayangnya untuk meningkatkan produktivitas usaha tersebut ada beberapa hal yang menjadi penghalang. Pertama adalah masalah kondisi kerja yang kurang baik kemudian adalah kurang efektifnya hasil produktivitas untuk membantu perusahaan dalam rangka peningkatan kesejahteraan usaha. Dalam peningkatan mutu SDM untuk meningkatkan produktivitas usaha maka perlu diambil keputusan yang berhubungan dengan usaha yang dijalankan.

Dalam manajemen produksi pengambilan keputusan tersebut adalah untuk memudahkan penggunaan komponen yang mendukung produksi tersebut.

Dengan pengambilan keputusan tersebut maka akan memudahkan proses penggunaan komponen untuk proses produksi dan pengambilan keputusan untuk penyusunan rencana yang logis dari keputusan yang diambil atas dasar ilmu pengetahuan yang lebih nyata. Ada beberapa pengambilan keputusan dalam manajemen produksi ini diantaranya adalah pengambilan keputusan yang dilakukan untuk menentukan hal yang pasti akan terjadi, pengambilan keputusan untuk kejadian atau beberapa peristiwa yang memiliki resiko.
Selain itu pengambilan keputusan dalam manajemen produksi tersebut juga dilakukan untuk mengambil keputusan dari peristiwa yang tidak pasti, ini hanya sebagai gambaran untuk mencegah hal-hal yang belum tentu terjadi di masa mendatang.

Yang terakhir adalah pengambilan keputusan untuk peristiwa yang terjadi karena perselisihan atau pertentangan dengan keadaan yang berbeda. Ini terjadi ketika perusahaan mengalami banyak saingan di pasaran atau adanya perselisihan antar pemiliki perusahaan maupun perselisihan intern perusahaan oleh beberapa karyawan

2. Kerangka Pengambilan keputusan dalam manajemen produksi
Manajemen produksi juga harus mengambil keputusan untuk hal-hal yang dianggap penting.

Dalam pengambilan keputusan ada beberapa tanggung jawab yang dibebankan terhadap keputusan yang penting diantaranya adalah persediaan, kapasitas, tenaga kerja, kualitas atau mutu produksi dan proses produksi. Bagian persediaan pada perusahaan akan membuat keputusan untuk proses produksi. Keputusan tersebut mengenai apa, berapa dan kapan tentang produk yang dihasil