Bagaimana Cara Membuat Business Plan atau Rencana Bisnis dan Usaha?

Sudahkah anda menjalankan bisnis sesuai dengan rencana, apakah anda selalu membuat perencanaan ketika bekerja dan menjalankan suatu usaha?

Jangan hanya berangan-angan namun sebuah keberhasilan akan mudah didapatkan bila anda merencanakannya dengan baik dan mewujudkannya setapak demi setapak. Bagi para pebisnis atau wirausaha, mereka pasti sering mendengar tentang business plan bahkan selalu membuat hal ini untuk kemajuan perusahaannya.

Busines plan merupakan catatan tertulis yang dibuat oleh suatu perusahaan atau seorang wirausaha yang berisi tentang suatu rencana baik rencana pemasaran, perencanaan sumber daya manusia, bahan baku, modal dan segala sesuatu yang berhubungan dengan usaha yang akan dijalankan tersebut.

Business plan ini biasanya dibuat oleh wirausaha atau pebisnis sendiri atau dengan bantuan professional untuk membuat perencanaan yang lebih spesifik dan lebih efisien.

Saat membuat business plan, bukan hanya untuk menganalisa keadaan masa depan namun mencakup analisa rincian bisnis yang telah lalu, rencana bisnis saat ini dan juga analisa rencana bisnis untuk masa mendatang.

Dalam membuat analisa ini mereka membuat analisis manajerial, karyawan, produk perusahaan, modal yang digunakan maupun keadaan fisik banguan yang dimiliki perusahaan. Selain itu business plan juga mencakup tentang pendapatan yang didapatkan perusahaan, analisa semua laporan keuangan. Laporan keuangan tersebut menggambarkan bagaimana perkembangan perusahaan dan juga untuk membuat proyeksi arus kas untuk tahun depan.

Perencanaan ini juga melibatkan bagaimana manajemen dalam perusahaan bekerja untuk meningkatkan omset dan kinerja bagian-bagian lainnya.

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

Dalam membuat bussiness plan biasanya pengusaha atau pebisnis akan membuatnya dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Jika ingin membuat perencanaan tersebut jangka panjang maka hal ini dibuat untuk 3 tahun kedepan.

Bila anda seorang pebisnis maka rencana bisnis memang perlu dibuat untuk mengembangkan usaha anda bukan hanya saat ini namun untuk waktu yang akan datang bahkan untuk anak cucu anda nanti. Banyak pihak yang membuat business plan karena sangat potensial untuk perkembangan perusahaan mereka.

Beberapa pihak pun juga membutuhkan rencana bisnis ini seperti halnya pihak bank sebagai pemberi modal, investor selain bank,karyawan dalam perusahaan tersebut, suplier dan kadang konsumen pun juga membutuhkan business plan yang dibuat suatu perusahaan atau wirausaha.

Sebagai pengamat dan pihak yang mempelajari business plan yang dibuat tersebut, mereka akan menilai dengan skor atau penilaian tertentu untuk dijadikan bahan evaluasi selanjutnya.

Isi suatu business plan yang dibuat satu perusahaan dengan perusahaan lainnya berbeda, hal ini karena rincian dalam perencanaan tersebut bergantung dari berapa besar atau berapa luas bisnis yang dijalankan.

Bila bisnis yang dijalankan dalam skala besarseperti pabrik atau perusahaan jasa yang cukup besar maka pemmbuatan business plannya pun juga lebih rinci namun bila business plan untuk toko kecil atau untuk usaha kecil maka isinya pun juga tidak terlalu rinci. Suatu pabrik besar yang akan membuat business plan maka mereka akan membuat rincian yang cukup spesifik yang menyangkut semua bagian dalam pabrik tersebut.

Beberapa hal yang menjadi isi dari business plan dalam pabrik diantaranya lokasi suatu pabrik, bahan baku produk dan pengolahan produk, Alat yang digunakan untuk berproduksi , bangunan atau asset yang dimiliki perusahaan dan juga SDM yang dimiliki. Ini sangat berbeda dari business plan yang dibuat oleh perusahaan berskala kecil atau toko-toko untuk usaha kecil.

Kadang saat anda ingin membuat rencana usaha tersebut ada banyak hal yang kurang diketahui dan kurang diperhatikan, hal ini juga bisa membuat rencana bisnis yang dibuat gagal dijalankan. Pembuatan business plan yang kurang tepat akan menimbulkan kegagalan dikemudian hari karena beberapa hal yang tidak tepat.

Jadi untuk membuat rencana usaha ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan seperti halnya tujuan yang ditetapkan harus realistis atau masuk akan, pengalaman yang dimiliki pemilik usaha dan juga tanggapan pihak lain tentang rencana usaha yang dibuat tersebut.

Anda bisa membuat tujuan apapun atau rencana apapun dalam perusahaan namun bila tidka tepat akan terjadi kegagalan saat menjalankan rencana tersebut.
Mengapa anda butuh business plan?

Membuat business plan bukanlah karena anda ingin dipandang pebisnis cerdas atau hanya ikut-ikutan rekan bisnis lainnya. Membuat rencana usaha ini tentu ada tujuannya dan ada manfaatnya, bila anda hanya ikut-ikutan dan tidak memiliki tujuan tentu akan menghabiskan waktu dan tenaga bahkan saat menjalankannya pun anda akan mebingungan bagaimana memulainya.

Jadi membuat rencana usaha itu perlu pertimbangan bukan hanya menulis dan mendokumentasikannya untuk dibaca pihak intern dan ekstern perusahaan. Perencanaan bisnis yang dibuat akan membuat perusahaan tersebut bisa bekerja dengan maksimal bahkan bisa mendapatkan omset yang lebih besar dari sebelumnya. Rencana bisnis yang dibuat sesuai kebutuhan perusahaan akan membuat proses produksi dan proses lainnya berjalan dengan maksimal.

Jika rencana bisnis atau business plan dibuat dengan baik maka pihak ekstern seperti halnya investor akan semakin yakin dengan perusahaan tersebut. Inilah salah satu keuntungan yang didapat bila membuat rencana bisnis yang tepat dan terarah.

Berikut beberapa tujuan membuat business plan:
• Mengatur manajemen perusahaan
Manajemen perusahaan yang baik akan memudahkan tujuan usaha sedangkan bila manajemen yang dijalankan tidak beraturan maka sangat sulit untuk mencapai titik kesuksesan perusahaan tersebut.Untuk memfokuskan kinerja tim manajemen maka dibuatlah business plan agar setiapanggota perusahaan memiliki tujuan yang jelas untuk masing-masing kewajibannya.

Business plan akan menjadi pijakan bagi semua personil perusahaan untuk bekerja lebih baik dan terprogram untuk tujuan bersama.

Mengkomersilkan bisnis baru
Bila anda ingin membuka usaha baru maka sangat sulit untuk mendapatkan kepercayaan pada investor bahkan pada konsumen sekalipun. Inilah mengapa tujuan dibuat business plan adalah untuk meyakinkan pihak tertentu agar bisnis atau usaha baru tersebut bisa terima investor dan konsumen.

• Menarik banyak investor
Bila anda memiliki banyak investor akan mudah bagi perusahaan untuk mendapatkan modal guna kelancaran usaha. Sayangnya untuk menarik banyak investor itu bukanlah hal yang mudah. Bila ingin mendapatkan pembiayaan dari bank maka rencana usaha yang dibuat sangat menentukan diterima tidaknya pengajuan kredit pada bank tersebut.

Dengan melihat rencana usaha yang dibuat oleh suatu perusahaan maka bank atau investor akan melihat seberapa besar kemampuan perusahaan dalam mengolah modal dan semua yang dimiliki perusahaan. Selain itu dari rencana bisnis tersebut investor juga bisa melihat kemampuan perusahaan dalam permodalannya dan aset yang dimiliki.

• Taken kontrak dengan perusahaan lain
Bila perusahaan ingin mendapatkan kontrak dari perusahaan lainnya maka business plan inilah yang bisa menjadi senjata untuk memperkenalkan perusahaan untuk taken kontra dengan perusahaan lainnya. Kerjasama dengan perusahaan lain memang diperlukan agar kelangsungan usaha perusahaan tersebut bisa berjalan lebih baik. Seperti halnya untuk mendapatkan pinjaman bank maupun menarik investor, maka pembuatan rencana usaha ini juga harus tepat dan sesuai kebutuhan perusahaan.

• Meningkatkan omset perusahaan
Merencanakan usaha untuk jangka pendek maupun jangka panjang adalah perlu agar perusahaan bisa menentukan hal-hal yang dianggap penting untuk kelangsungan usaha. Perusahaan yang memiliki business plan bagus maka mereka akan lebih mudah untuk meningkatkan penjualan sehingga omset yang dihasilkan perusahaan juga bisa maksimal.

Dari beberapa tujuan dibuatnya rencana kerja tersebut maka ada beberapa perusahaan yang menerima hal ini,namun ada juga perusahaan yang menolak untuk membuat business plan. Ada yang mengatakan bahwa hal ini tidak perlu di buat namun ada juga yang harus membuat rencana bisnis untuk usaha mereka. Ada yang beranggapan bahwa tanpa membuat perencanaan bisnis pun mereka bisa sukses.

Bila mendengar wajib tidaknya membuat rencana bisnis maka jangan menyinggung perkara sukses atau tidaknya namun hal ini bersumber dari diri anda dan personil lainnya.

Semua yang dilakukan manusia itu adalah usaha dan selebihnya Tuhan yang menentukan, demikian juga ketika anda membuat business plan, anda yang membuat dan anda yang menjalankannya. Bila anda memang mampu menjalankan bisnis tanpa membuat rencana bisnis, hal ini tidaklah menjadi masalah.

Namun bila anda masih ragu dengan kemampuan anda, maka membuat rencana bisnis sangatlah tepat agar anda tidak terpuruk oleh masalah persaingan yang dihadapi. Jadi membuat rencana usaha itu tergantung kemampuan anda dan tergantung dari kebutuhan perusahaan.

Adakalanya perusahaan membutuhkan dana dari pihak lain seperti pada beberapa poin diatas, nah dalam hal ini perusahaan bisa membuat business plan untuk meyakinkan pihak lain agar memperoleh dana yang diinginkan. Seringkali investor mempertanyakan rencana usaha suatu perusahaan bahkan ketika perusahaan tersebut mengajukan modal pada bank atau lembaga keuangan lainnya.

Ketika suatu perusahaan harus menyerahkan pengelolaan pada direksi maka cara yang tepat untuk menyampaikannya adalah dengan menggunakan business plan.

Rencana usaha ini akan memudahkan para pemagang saham atau direksi suatu perusahaan untuk menentukan kebijakan yang tepat. Bila perusahaan hanya dimiliki oleh satu orang saja, mereka kadang tidak memerlukan rencana usaha berbeda dari perusahaan yang dipegang oleh beberapa pemimpin atau pemegang saham. Jika suatu perusahaan tidak mau membuat rencana kerja maka perusahaan tersebut berdiri sendiri atau hanya dimiliki oleh satu orang saja.

Bagaimana mempersiapkan business plan agar tidak gagal?
Bila anda ingin sukses maka sangat baik bila nada merencanakan kesuksesan tersebut dalam tulisan dan menerjemahkannya dalam sikap atau tidakan. Bila hanya rencana ditulis dalam kertas putih dan hanya dibaca, kapan anda bisa sukses?

Karena itu sangat tepat bila anda membuat rencana bisnis dan anda bisa menjalankannya sesuai rencana. Karena rencana usaha juga bisa untuk mencari dana maka anda pun harus menyiapkannya dengan baik. Komunikasi antara perusahan satu dengan perusaaan lain akan lebih mudah bila rencana usaha yang dibuat tepat.

Untuk mempersiapkan pembuatan rencana usaha tersebut anda harus melakukannya dengan tepat agar tidak gagal.

Kegagalan dalam membuat business plan disebabkan oleh beberapa hal diantaranya:

• Tidak memiliki pengetahuan luas untuk membuat business plan
• Tidak mengetahui apa tujuan dan fungsi membuat rencana usaha tersebut
• Pengusaha tidak dapat melihat pangsa pasar terhadap persaingan bisnisnya
• Kurangnya kepedulian pihak luar perusahaan baik investor maupun konsumen

Langkah-langkah membuat Kerangka business plan
Untuk mengatasi kegagalan saat anda membuat rencana kerja, maka anda harus membuatnya sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Pengalaman dan pengetahuan harus dimiliki, bila masih ragu anda bisa meminta bantuan pihak lain yang telah berpengalaman dalam pembuatan rencana kerja tersebut. Berikut beberapa poin penting dalam membuat rencana kerja yang tepat:

1. Lokasi
Saat anda akan membuka usaha anda harus merencanakan dimana anda harus membangun pabrik atau perusahaan tersebut. Lokasi perusahaan harus ditentukan dengan benar agar nantinya usaha yang dijalankan semakin lancar. Untuk menentukan lokasi tersebut anda harus membedakan antara tempat kedudukan dan tempat badan usaha.

Tempat badan usaha tersebut adalah kantor anda sednagkan tempat kediaman adalah tempat perusahaan atau pabrik beroperasi. Kedua hal ini memiliki perbedaan sehingga saat anda membuat rencana kerja maka anda bisa membedakan antara tempat kediaman dan tempat kedudukan. Ada perbedaaan yang harus anda perhatikan antara kedua tempat tersebut, tempat yang cocok untuk perusahan belum tentu cocok anda gunakan untuk badan usaha.

Selain hal diatas, memilih tempat untuk digunakan badan usaha sangat mudah dibandingkan jika anda memilih tempat yang digunakan untuk perusahaan. Badan usaha kadang memiliki beberapa perusahaan yang berada di tempat berbeda, hal ini karena beberapa faktor yang mempengaruhinya.

Untuk memilih tempat kedudukan perusahaan faktor yang mempengaruhinya adalah faktor keuntungan yang ingin didapatkan oleh perusahaan tersebut.

Perusahaan akan memilih tempat yang memudahkan untuk berproduksi, mudah mendapatkan bahan baku, harga bahan baku, biaya transport dan tenaga kerja. Sedangkan untuk memilih tempat yang digunakan sebagai badan usaha, perusahaan bisa memilihnya ddari segi hukum. Sebagai contoh suatu badan usaha memiliki kedudukan di Semarang namun memiliki perusahaan di Bandung, Surakarta, Solo dan lain-lain.

Lain halnya ketika anda ingin memilik lokasi pertokoan untuk menjual barang atau jasa, untuk memilihnya lebih banyak anda mempertimbangkan konsumen.

Konsumen sangat penting bagi kelangsungan usaha anda sehingga saat memilih toko anda bisa mempertimbangkan kemudahan bagi mereka untuk berbelanja.

Pilihlah lokasi pertokoan yang strategis untuk dikunjungi konsumen, dekat dengan tempat umum lainnya seperti pasar, alun-alun, rumah sakit, perkantoran, sekolah maupun tempat yang sering dikunjungi orang.

Yang lebih mudah lagi untuk meningkatkan usaha anda adalah memilih tempat usaha yang dekat dengan pertokoan dengan barang pelengkap lainnya. Jadi, business plan yang anda buat untuk meilih lokasi pertokoan yang paling penting adalah memilih tempat yang mudah dikunjungi konsumen agar bisa mendapatkan lebih banyak pembeli.

Jika anda ingin membuat rencana usaha untuk memilih lokasi pabrik yang tepat, maka anda bisa memilihnya dengan mempertimbangkan beberapa hal seperti lokasi pabrik harus dekat dengan bahan material yang dibutuhkan dalam berproduksi.

Selain itu lokasi pabrik juga harus mempertimbangkan fasilitas yang mendukung proses produksi, kondisi lingkungan sekitar atau masyarakat sekitar dan juga masalah transportasi dan dukungan pemerintah terhadap usaha anda. Jika anda bisa merencanakan usaha dengan baik terutama lokasi yang akan anda gunakan sebagai tempat industri maka usaha anda juga akan mudah berkembang.

2. Memilih nama perusahaan yang tepat
Saat anda akan memulai usaha dan membuat business plan, nama suatu perusahaan sangat penting bahkan akan digunakan untuk jangka panjang. Pemilihan nama yang akan dibuat untuk perusahaan harus dipilih dengan tepat dan mengandung unsur yang positif karena akan digunakan dalam jangka panjang.

Nama perusahaan yang baik juga akan mudah diingat orang sehingga mereka semakin tertarik dengan produk yang anda jual dipasaran. Untuk memilih nama perusahaan yang tepat anda bisa memilihnya dengan mana yang pendek, mudah diingat dan sederhana namun mengandung makna atau arti. Nama perusahaan tersebut mudah diingat, berhubungan dengan produk yang anda jual dan modern atau tidak ketinggalan zaman.

Nama perusahaan yang akan anda pilih tersebut sangat tepat bila berhubungan dengan merek produk yang dijual.

Selain memilih nama perusahaan, saat membuat business plan anda juga harus memilih nama produk yang tepat, bahkan nama produk tersebut sangat menentukan omset yang akan anda peroleh. Bila nama produk yang dipilih tidak menarik tentu orang akan malas membelinya.

Nama produk bisa anda sesuaikan dengan fungsi dari produk tersebut, tidak mengandung unsur pornografi atau menyinggung produk perusahaan lainnya. Semakin baik dan menarik anda memilih nama produk maka semakin mudah untuk menarik minat beli konsumen maupun calon konsumen dipasaran.

3. Produk atau jasa yang akan dijual
Business plan bukan hanya dibuat untuk menentukan lokasi usaha, nama perusahaan dan merek anda juga harus membuat rencana produk atau jasa apa yang akan anda jual. Tidak mungkin anda membangun usaha namun anda tidak mengetahui produk apa yang akan anda jual.

Produk sangat berkaitan dengan besarnya laba yang akan anda peroleh. Jika produk tersebut telah dirancang dengan baik maka saat anda berproduksi dan menjualnya akan mudah konsumen tertarik dengan produk anda.

Rencana usaha untuk membuat produk pada pabrik harus dibuat sesuai dengan tujuan perusahaan, jadi tidak boleh menyimpang dari apa yang telah ditetapkan.

Untuk memilih produk atau jasa yang akan dijual maka ada beberapa hal yang harus anda pertimbangkan.

Pertimbangan saat anda memilih barang adalah perhatikan bagaimana barang tersebut, apakah banyak digunakan atau dibutuhkan oleh masyarakat ataukah barang tersebut tidak begitu diminati masyarakat.

Kemudian setelah mengetahui barang yang dipilih, maka anda bisa melihat saingan terhadap produk yang akan anda buat tersebut. Jika saingannya terlalu banyak, pilihlah produk yang tidak begutu banyak saingannya namun banyak dibutuhkan masyarakat. Apabila anda yakin memang bisa mengalahkan saingan terhadap produk anda maka anda bisa membuat rencana bisnis untuk mengembangkan produk tersebut agar bisa bersaing dengan produk lainnya.

4. Konsumen
Sebelum anda memulai usaha ada baiknya membuat business plan yang juga mempertimbangkan konsumen. Untuk membuat rencana usaha yang tepat, anda bisa menganalisa calon konsumen yang dituju. Pertimbangkan sejauh mana perusahaan akan menjual produk kepada konsumen, apakah hanya untuk konsumen yang ada di sekitar pabrik ataukah untuk menjangkau konsumen lebih luas di beberapa tempat lain.

Analisa konsumen untuk membuat rencana usaha yang tepat bisa juga ditentukan oleh jenis usaha yang diinginkan.

Jenis usaha tersebut bisa berupa industri ataukah hanya sekedar toko. Jika industri maka konsumen yang dituju lebih banyak namun bila hanya pertokoan, konsumen yang dituju hanya beberapa. Jumlah total permintaan konsumen juga harus dipertimbangkan, total permintaan perbulan, perminyaan produk ketika masa liburan atau anda harus membuat rencana usaha mengenai berapa besar produk yang akan dibeli konsumen dalam kondisi apapun.

5. Market
Business plan juga menyangkut perencanaan strategi perusahaan untuk masuk pangsa pasar. Perusahaan akan menempatkan dirinya sebagai pemilik pasar, pengikut maupun saingan dalam pasar tersebut.

Bila rencana usaha tersebut bisa memilih poin-poin penting untuk memasuki pangsa pasar dengan tepat maka produk yang dijual juga akan cepat laku.

Namun sebaliknya, bila perusahaan tidak bisa membuat strategi pemasaran yang tepat untuk memasuki pangsa pasar maka bisa jadi produk tersebut akan dikalahkan oleh produk lain. Banyak ancaman yang bisa terjadi ketika rencana usaha yang menyangkut pemasaran tidak bisa dibuat dengan tepat, ancaman tersebut bisa terjadi kapan saja dan bisa merugikan perusahaan.

Pasar sebaga tempat untuk bertransaksi adalah bagian penting dari business plan yang harus anda pikirkan. Ada perang harga antara produsen satu dengan produsen lainnya. Bila anda tidak bisa membuat rencana usaha yang tepat untuk melawan pesaing anda maka anda akan tersisihkan oleh pesaing lain.

6. Relasi bisnis.

Saat membuat business plan anda juga harus mempertimbangkan relasi yang akan anda ajak untuk berbisnis.

Tujuan dari pembuatan rencana kerja juga untuk menarik investor, membuat kontrak kerjasama dengan perusahaan lain dan juga mendapatkan dukungan dari pihak luar perusahaan. Karena itu anda bisa membuat rencana bisnis untuk menetapkan strategi terbaik guna menarik lebih banyak relasi bisnis. Bentuk kerjasama yang akan anda pilih untuk membuat rencana usaha bisa berupa partnership ataupun limited partnership.

Bentuk kerjasama partnership adalah kerjasama yang mengikutsertakan semua anggota untuk bertanggung jawab terhadap perusahaan sekalipun dengan utang-utang perusahaan.

Sedangkan bila bentuk kerjasama atau relasi limited partmership maka anggotanya bisa satu atau dua orang yang memiliki tanggung jawab tidak terbatas, sedang anggota lainnya hanya memiliki tanggung jawab yang terbatas. Anggota yang tidak terbatas akan memiliki hak dan kewajiban dalam operasional perusahaan dibandingkan dengan limited partner.

Lalu bagaimana membuat rencana tersebut agar tidak gagal?

Untuk membuat business plan agar tidak mengalami kegagalan maka anda bisa menentukan beberapa hal berikut ini:

• Identifikasi masalah
Setelah anda membuat business plan maka anda harus mengidentifikasi masalah yang muncul ketika rencana usaha tersebut tidak bisa dijalankan dengan baik atau mengalami kegagalan. Anda bisa membuat daftar masalah yang muncul tersebut kemudian mengidentifikasikan penyebab dan solusi untuk mengatasinya. Hal ini sangat tepat karena anda sudah sedia payung sebelum hujan. Identifikasi masalah akan memudahkan anda untuk mencegah kegagalan saat menjalankan business plan.

• Alokasi SDM dan bahan baku
Setelah anda mengidentifikasi masalah yang mungkin bisa terjadi, anda juga bisa mempertimbangkan hal lain yaitu mengalokasikan SDM dan bahan atau financial untuk usaha. Saat and amembuat rencana usaha, anda bisa membuat alokasi-alokasi tentang pemanfaatan sumber daya manusia yang ada dalam perusahaan untuk mengolah financial yang ada. Dalam alokasi ini tentu ada beberapa hambatan namun sangat tepat bila hambatan tersebut ditulis dan dicari titik penyelesaiannya.

• Pembagian tugas
Masing-masing karyawan perusahaan memiliki tugas yang berbeda, sehingga untuk mencegah kegagalan business plan ini anda bisa menentukan pembagian tugas masing-masing karyawan. Buatlah daftara siapa, kapan dan bagaimana untuk menjalankan business plan yang telah dirancang tersebut.

• Pertimbangkan biaya
Sekalipun anda membuat business plan yang bagus dan kelihatannya sangat efektif untuk kemajuan perusahaan namun pertimbangkan biaya yang harus anda keluarkan ketika menjalankan rencana tersebut. Tidak mungkin dengan biaya yang besar sedangkan dana yang dimiliki sedikit anda bisa menjalankan semua rencana bisnis dengan lancar. Kegagalan dalam menjalankan business plan terjadi ketika dana yang dimiliki sedikit namun rencana yang dibuat memakan banyak biaya.

7 Ilmu Powerful yang akan Mengubah Nasib dan Masa Depan Anda. JANGAN DI-KLIK, jika Anda sudah Merasa Sukses.

Free Ebook

Dapatkan Lima Buku Dahsyat tentang Karir, Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!