Bagaimana Cara Menyusun Laporan Pajak Perusahaan dengan Benar ?

Laporan pajak perusahaan yang harus disusun oleh setiap perusahaan ini semua disesuaikan dengan beberapa pasal pajak yang berlaku, seperti halnya PPH pasal 21, PPH pasal 22, PPH pasal 23.

Semua pasal perpajakan yang berlaku tersebut dijadikan sebagai unsur legitimasi dari sebuah proses penyusunan pajak yang dilakukan oleh beberapa petugas penarik pajak negara.

Inilah mekanisme penerapan pungutan pajak yang memang harus diterapkan dengan baik oleh negara agar segala aktivitas pembangunan serta pengembangan negara dapat berjalan dengan lancar.

Beberapa orang yang berhak untuk melakukan pungutan pajak untuk negara ini terbagi atas 3 orang, diantaranya yaitu :

1. Bendahara Pemeritah dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)
Petugas pemungutan pajak pertambahan nilai badan yang ada di daerah seperti pemerintahan pusat, pemerintahan daerah, instansi atau lembaga sampai dengan lembaga lainnya yang berkenaan dengan pembayaran atas pembelian barang yang digunakan selama proses kinerjanya, semua diatur pajaknya menurut bendahara pemerintah dan kuasa pengguna anggaran atau KPA. Inilah pembagian wewenang pemungutan pajak yang sudah diatur seluruh dalam pasal 22 KUHP negara Indonesia.

2. Bendahara Pengeluaran
Disamping petugas urusan pemungutan pajak yang ada di daerah – daerah menurut batasaan wilayah administratif diatas, juga ada seorang petugas yang langsung melakukan pemungutan pajak menurut mekanisme persediaan uang didalam perusahaan. Petugas yang berwenang melakukan hal ini dinamakan dengan bendahara pengeluaran.

3. Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) / pejabat yang didelegasikan
Pemungutan pajak yang ketiga biasa dilakukan oleh petugas kuasa pengguna anggaran atau seseorang pejabat yang didelegasikan. Petugas yang ketiga ini memiliki wewenang untuk melakukan pemungutan pajak yang seharusnya dibayarkan oleh pihak ketiga dengan metode pembayaran langsung (LS).

Ketiga orang tersebutlah yang memiliki wewenang penuh dalam pengaturan uang pajak negara. Proses perpajakan diharuskan bagi sebagian orang, badan, dan lembaga yang memang membeli sebagian barang yang dibutuhkan ketika proses kinerjanya.

Inilah peraturan negara yang diwajibkan untuk ditaati oleh warna negara yang ingin melakukan perubahan pada negara yang lebih baik ke depannya. Setelah mengetahui petugas resmi yang diamanati untuk melakukan penarikan pajak, tentunya saat ini anda juga harus memahami mengenai cara pelaporan pajak negara itu sendiri.

Lalu, bagaimana caranya? untuk mengetahui cara pelaporan pajak perusahaan ini anda dapat menyimak ulasan artikel berikut ini :

Cara Menyusun Laporan Pajak Perusahaan

Laporan pajak yang harus dibayarkan oleh perusahaan diperlukan susunan yang jelas sehingga proses pengaturan pajak tersebtu dapat berjalan dengan lancar dan meminimalisir terjadinya kesalahan hitung pajak. Berikut ini adalah ulasan cara menyusun pajak yang benar untuk beberapa perusahaan yaitu :
a. Pastikan masa operasi perusahaan anda

Perusahaan yang sudah beroperasi di Indonesia diharuskan untuk melaporkan rincian pajak perusahaan yang terdiri atas SPT masa dan SPT tahunan. Kedua laporan pajak ini diharapkan dihitung dengan benar oleh perusahaan. Namun, untuk perusahaan yang sudah dibangun namun belum beroperasi maka tidak memiliki kewajiban untuk melakukan pembayaran pajak.

b. Rincilah SPT masa dan SPT tahunan dengan benar
Pencatatan SPT perusahaan ini harus dibuat dengan sebenar – benarnya oleh perusahaan. Untuk mengetahui kebenaran rincian pajak sendiri, petugas pajak telah mengeluarkan syarat penulisan administrasi dan pembukuan pajak yang benar.

Berikut ini adalah beberapa syarat penulisan kegiatan pajak yang tepat yaitu :

– Pencatatan diselenggarakan dengan memperhatikan itikad baik dari segala aktivitas perusahaan yang dibuat dengan benar.
– Pencatatan pajak yang dilaporkan sebaiknya berisi kas dan bank perusahaan, daftar utang piutang, daftar persediaan, serta neraca untung rugi perusahaan di tahun tersebut.

– Kegiatan perusahaan dilaksanakan di Indonesia dengan menggunakan bahasa serta mata uang Indonesia.
– Pencatatan antar dokumen yang dilaporkan saling berhubungan satu sama lainnya.
Itulah ulasan cara menyusun pajak perusahaan yang tepat bagi setiap pengguna atau pembeli barang milik negara. Semoga ulasan cara menyusun pajak perusahaan ini bermanfaat bagi anda.

7 Ilmu Powerful yang akan Mengubah Nasib dan Masa Depan Anda. JANGAN DI-KLIK, jika Anda sudah Merasa Sukses.

Free Ebook

Dapatkan Lima Buku Dahsyat tentang Karir, Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!