Bagaimana Cara Menyusun Visi dan Misi Perusahaan serta Strategi Bisnis?

Visi adalah suatu pandangan yang memproyeksikan tujuan global dari sebuah perusahaan atau institusi. Visi berfungsi sebagai tujuan global yang membantu perusahaan atau institusi untuk selalu bisa merencanakan strategi manajemen yang relevan.

Visi merupakan dasar utama yang menjadi patokan sebuah perusahaan atau institusi untuk merencanakan dan menentukan strategi manajemen.

Sejak sebelum berdiri, sebuah perusahaan harus menentukan visi yang menjadi tujuan global dari pembentukannya. Visi yang lengkap merupakan salah satu ciri perusahaan yang menerapkan manajemen strategis.

Untuk menentukan visi strategis, caranya adalah dengan mengajukan pertanyaan sebagai berikut:

Visi untuk Perusahaan di Masa Depan.

Perusahaan dengan manajemen strategis harus memiliki visi masa depan yang menjadi tolak ukur dari tujuan pendirian perusahaan.

“Dimanakah perusahaan ini berdiri dalam skema pemasaran global di masa depan? Posisi apa yang harus dimiliki perusahaan ini dalam kaitan dengan statusnya kelak sebagai market leader?”

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

Fokus Perusahaan di Masa Depan.
Perusahaan dengan manajemen strategis harus sudah tahu prioritas utama dari kegiatannya, dan apa tujuan yang hendak diraih.

“Dimanakan perusahaan ini akan berfokus dalam bidang usahanya? Apakah perusahaan ini akan menjadi produsen atau pemasok? Apakah perusahan ini akan berfokus pada penyediaan bidang jasa tertentu? Apakah perusahaan ini akan mengembangkan dan memproduksi jenis teknologi baru?”

• Target Wujud Perusahaan setelah Jangka Waktu Tertentu.
Perusahaan dengan manajemen strategis harus memiliki gambaran jelas tentang rencana tujuan jangka tertentunya, misalnya setelah 5 hingga 10 tahun ke depan. Jadi, selain visi global seperti di poin pertama, ada juga tujuan jangka pendek atau tujuan masa depan yang terperinci.

Perusahaan seperti apa yang kita inginkan dalam 5 tahun ke depan?”
Tanpa visi yang jelas, baik visi jangka panjang maupun pendek, perusahaan tidak akan bisa menentukan srategi untuk pelaksanaan manajemen berkualitas. Oleh karena itu, penentuan visi menjadi langkah pertama terpenting untuk kelancaran manajemen strategis di masa depan.

Setelah visi jangka pendek dan panjang dibentuk, langkah selanjutnya adalah menuangkannya ke dalam target kerja yang nyata dan lebih spesifik.

Setelah visi disusun dan dijadikan acuan, langkah berikutnya adalah menjadikan visi tersebut sebagai rangkaian sasaran yang lebih nyata. Dengan kata lain, laporan manajerial harus bisa diubah dari visi global serta strategi bisnis yang umum ke target kerja yang lebih nyata, spesifik dan lebih terukur.

Jika diambil contoh kasar, kira-kira seperti ini:
• Perusahaan X didirikan di Jakarta dengan modal 750 juta rupiah dan memiliki visi menjadi perusahaan pemasok peralatan dapur dan ruang makan untuk hotel serta penginapan di seluruh propinsi Indonesia. Ini adalah visi globalnya.

• Perusahan X menargetkan bahwa dalam 5 tahun mereka akan membuka 3 cabang baru di kota-kota besar Jawa dan Sumatra. Ini adalah target tujuan jangka waktu tertentunya. Perhatikan bahwa awal pembuatan strategi sudah mulai terbentuk di sini.

• Dari tujuan jangka waktu tertentu tersebut, Perusahaan X kemudian bisa mulai merumuskan strategi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan jangka pendek tersebut, namun tetap dengan bersandar pada visi global bahwa Perusahaan X harus menjadi perusahaan penyuplai peralatan dapur dan makan untuk hotel-hotel di seluruh Indonesia.

• Perusahaan X kemudian menetapkan bahwa cabang luar Jakarta pertama yang akan dibuka adalah cabang Bandung.

Ini berarti bahwa Perusahaan X harus bisa BEP sekaligus mengumpulkan profit 500 juta dan modal untuk membuka cabang baru dalam waktu paling tidak 2 tahun.

Dari sini, sudah terlihat bahwa dari tujuan strategis Perusahaan X sudah terbentuk, yaitu mengumpulkan profit untuk BEP plus modal untuk membuka cabang Bandung dalam waktu 2 tahun, dan kemudian meluaskan cabang hingga ke 3 kota dalam waktu 5 tahun.

Ini berarti jumlah profit yang berhasil dikumpulkan serta jumlah cabang menjadi faktor tujuan strategis yang bisa dihitung.

Strategi yang lebih rinci akan lebih mudah dibuat jika tujuan strategis sudah dirumuskan seperti ini. Perencanaan ini juga kelak akan termasuk hal-hal yang terkait seperti strategi pemasaran, promosi, pengembangan SDM dan sebagainya, yang nantinya diarahkan untuk mencapai tujuan yang telah dijabarkan.

7 Ilmu Powerful yang akan Mengubah Nasib dan Masa Depan Anda. JANGAN DI-KLIK, jika Anda sudah Merasa Sukses.

Free Ebook

Dapatkan Lima Buku Dahsyat tentang Karir, Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!