Career management merupakan bagian penting dari pengembangan SDM dimana hal ini merupakan upaya untuk mendorong dan memotivasi karyawan agar dapat memiliki jenjang karir yang berkelanjutan.

Dengan memiliki rencana akan jenjang karyawan, seorang karyawan tidak hanya akan lebih termotivasi dalam pekerjaannya, namun juga dapat memiliki tingkat kepuasan kerja yang lebih tinggi.

Manajemen karir merupakan upaya agar karyawan dapat meningkatkan wawasan dan kemampuannya selama masa kerjanya di luar tugas-tugas rutinnya, bahkan bila perlu meluas hingga ke pekerjaan lain dengan deskripsi tugas yang berbeda.

Download Contoh Panduan Pengembangan Talent Management dan 9 Powerful HR Templates DISINI.

Sayangnya, hal ini sering luput dari perhatian karyawan baru yang belum berpengalaman atau baru diterima kerja setelah lulus kuliah; akhirnya, ketika usia dan waktu kerja mulai bertambah, karyawan tersebut baru menyadari bahwa pekerjaannya tidak membawanya kemana-mana sehingga kepuasan dan motivasi kerja menjadi menurun.

Dalam hal ini, departemen HR harus membantu karyawan dalam hal career management terutama bagi karyawan yang potensial agar karyawan tersebut bisa berkembang dalam perusahaan.

Mendorong Career Management di dalam Perusahaan
Departemen HR bisa mengusulkan beberapa program untuk mendorong karyawan dalam hal manajemen karir, baik itu usul resmi yang diajukan ke manajemen maupun usul yang bersifat personal yang dapat disampaikan dalam rapat atau pelatihan.

Contohnya, departemen HR bisa mengusulkan adanya program yang berhubungan dengan job shadow, dimana karyawan dari satu departemen mendapat pelatihan atau belajar melakukan pekerjaan yang menjadi tugas departemen berbeda; sebagai contoh, bartender di hotel bisa belajar menjadi staf pelayan restoran, sekretaris bisa belajar menjadi asisten admin, supervisor bisa memelajari tugas-tugas quality controller dan sebagainya.

Selain menambah wawasan dan keahlian, strategi career management ini juga bisa mendorong karyawan untuk menentukan jenjang karir berdasarkan keahlian yang berbeda dari yang sebelumnya ia tekuni.

Departemen HR bisa menjadikan program ini sebagai program rutin atau formal perusahaan yang dilakukan dalam periode khusus dengan persetujuan dewan direksi, dan bila perlu, menunjuk karyawan yang berpengalaman sebagai mentor.

Selain itu, departemen HR juga bisa mengusulkan program pelatihan rutin yang berkaitan dengan pengembangan keahlian dan wawasan dimana karyawan dari tiap departemen dapat mengikutinya dengan jadwal yang sudah diatur agar semua departemen dapat memeroleh pelatihan.

Cara lain untuk mengembangkan karir karyawan adalah dengan memberi informasi seluas-luasnya kepada tiap karyawan potensial yang serius dalam hal mengembangkan karir di perusahaan.

Untuk itu, departemen HR harus memiliki sumber-sumber yang kaya mengenai kesempatan untuk mengembangkan kehalian dan potensi karir seperti jadwal seminar, in-house training dan bahkan program beasiswa untuk karyawan.

Download Contoh Panduan Pengembangan Talent Management dan 9 Powerful HR Templates DISINI.

Jangan lupa untuk menyediakan informasi mengenai jenis keahlian yang dibutuhkan untuk mendaki atau menduduki suatu jenjang karir kepada karyawan potensial yang berminat sehingga karyawan tersebut akan mengetahui hal-hal apa saja yang harus ia kuasai agar mampu melakukan career management sendiri.

Sebagai upaya untuk menggali potensi karyawan, department HR bisa mengusulkan pada jajaran direksi dan para manajer agar mencoba menempatkan beberapa karyawan dari suatu departemen ke dalam proyek dari departemen lain yang berbeda untuk melihat kemampuan karyawan dalam menyesuaikan diri dengan kondisi di luar zona nyaman.

Manajemen karir yang dilakukan dengan baik bukan hanya akan menguntungkan karyawan, namun juga akan berimbas pada kemajuan perusahaan sekaligus menurunkan tingkat pindah kerja dan ketidakpuasan di kalangan karyawan terutama mereka yang tergolong karyawan potensial.

Download Contoh Panduan Pengembangan Talent Management dan 9 Powerful HR Templates DISINI.