Contoh SOP Bagian Keuangan

Sebuah organisas, instansi atau lembaga hendaknya memilki SOP demi tercapai tujuannya. Standar Operating Prosedur merupakan salah satu alat yang penting untuk memudahkan seseorang dalam menjalankan usaha dan tugasnya. Di samping itu, Standar Operating Prosedur sangat dibutuhkan guna mengetahui tingkat keberhasilan sebuah organisasi, lembaga atau instansi.

Tanpa adanya Standar Operating Prosedur, maka organisasi, lembaga atau instansi tersebut akan mengalami banyak masalah. Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh perusahaan, lembaga atau instansi yang tidak memiliki SOP ialah kinerja pegawai atau karyawan yang tidak maksimal. Hal itu terjadi karena para pekerja kurang memahami tugasnya masing – masing.

Para pegawaipun akan kehilangan semangat kerja mereka. Tidak adanya SOP yang jelas juga akan mengakibatkan beberapa tugas tidak terselesaikan, target dan tujuan lembaga tidak tercapai dan lain sebagainya. Seseorang yang memiliki sebuah restoran sebaiknnya juga memiliki Standar Operating Prosedur.

Hal itu supaya pembeli atau konsumen mendapatkan pelayanan yang baik dan konsisten, rasa masakan yang lezat dan tidak berubah- ubah serta suasana yang nyaman. Standar Operating Prosedur yang perlu dibuat oleh pengusaha restoran antara lain: cara menyambut pembeli, cara mempersilahkan pembeli atau konsumen untuk duduk, cara menawarkan menu masakan dan lain sebagainya.

Seorang yang bekerja di sebuah bengkel motor dan mobil juga mempunyai SOP yang sebaiknya ia patuhi demi menjaga keamanan dan keselamatan diantaranya: SOP mengenakan pakaian otomotif sebelum masuk bengkel, SOP memperbaiki mesin mobil atau motor yang rusak dan lain-lain. Standart Operating Prosedur yang baik menggunakan bahasa yang sederhana dan tidak berbelit – belit, sehingga mudah dipahami oleh para pegawai dan semua orang.

Macam – Macam SOP
Tahukah Anda macam- macam Standart Operating Prosedur? Sekarang ini, banyak kita jumpai beraneka macam SOP dalam berbagai bentuk dan model, antara lain: SOP dalam bentuk narasi, SOP tabel, SOP diagram dan lain sebagainya. Standart Operating Prosedur dalam bentuk narasi dianggap SOP yang paling sederhana dibandingkan dengan bentuk SOP yang lain.

SOP dalam bentuk narasi juga mudah dibuat dan tidak rumit karena menggunakan bahasa Indonesia. SOP dalam bentuk narasi mudah untuk di ubah ataupun diganti. Berbeda dengan bentuk SOP yang lain yang membutuhkan simbol, SOP dalam bentuk narasi tidak membutuhkan simbol apapun.

Namun, dibalik berbagai macam keistimewaannya, SOP narasi juga memilki kekurangan. Diantara kelemahan SOP narasi ialah SOP dalam bentuk narasi sulit untuk dibakukan bahasanya, sebab setiap penulis SOP narasi mempunyai gaya bahasa yang berbeda-beda. SOP narasi dibuat dengan kalimat, maka terkadang kita menemukan beberapa SOP narasi yang dibuat dengan bahasa yang berbelit – belit.

Standart Operating Prosedur dalam bentuk tabel adalah Standar Operating Prosedur dalam bentuk tabel. SOP tabel lebih ringkas daripada SOP narasi. Keunggulan SOP tabel dibandingkan dengan SOP narasi ialah SOP tabel tidak memerlukan banyak kalimat.

Ada satu lagi jenis SOP yang sering digunakan di instansi – instansi pemerintah ataupun swasta yaitu SOP flowchart. Standart Operaring Prosedur ini menggunakan banyak simbol dan gambar.

Contoh Standart Operating Prosedur Keuangan
Ada banyak Standart Operating Prosedur yang bisa kita buat dengan mudah dan sederhana sebelum kita melakukan kegiatan di instansi atau organisasi.Kita bisa menggunakan salah satu cara dari tiga jenis SOP yang ada.

Berikut ini contoh Standar Operating Prosedur dalam bentuk narasi tentang keuangan dan belanja mobil antar jemput siswa sekolah di sebuah sekolah:
1. SOP Perencanaan Pembelian Mobil Antar jemput
2. Merencanakan pembelian mobil untuk antar jemput dan mengisi lembar pengajuan dana yang disediakan oleh yayasan sekolah
3. Wakil Kepala Sekolah bagian sarana prasarana mengadakan survey harga mobil
4. Mengajukan dana untuk pembelian satu unit mobil ke yayasan sekolah
5. Jika disetujui, wakil kepala sekolah bagian sarana dan prasarana bersama staff pergi ke show room mobil untuk membeli mobil yang di inginkan.
6. Melakukan pelunasan pembayaran mobil baru
7. Membawa mobil ke sekolah
8. Memberikan laporan secara lisan maupun tertulis tentang uang untuk membeli mobil baru.
9. Laporan pembelian mobil baru diterima oleh yayasan.
10. Tugas membeli mobil antar jemput

Kita bisa mengubah SOP keuangan belanja mobil diatas menjadi bentuk tabel dan flowchart. SOP dalam bentuk narasi sangat membantu seseorang dalam menjalankan tugas dan pekerjaannya.

Jika kita memutuskan untuk menggunakan SOP dalam bentuk flowchart, maka kita harus hati – hati dalam menggunakan simbol-simbol yang ada. Jika kita kurang tepat dalam menggunakan satu simbol saja itu bisa merubah makna dan maksud kalimat. Apapun jenis atau model SOP yang Anda pilih semoga bisa memudahkan Anda dalam menyelesaikan tugas dan pekerjaan Anda.

Free Ebook

Dapatkan Lima Buku Dahsyat tentang Karir, Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!