Kiat Melakukan Penghematan Biaya SDM pada Saat Perusahaan Merugi

Perusahaan yang menghadapi masa resesi dan iklim finansial yang tidak stabil ibarat kapal yang berada di laut yang diamuk badai; jika kapal tersebut tidak dikendalikan dengan baik dan awaknya tidak bisa bekerjasama, kapal tersebut akan tenggelam.

Pengusaha yang cepat tanggap biasanya waspada akan tanda-tanda awal masa resesi dan memastikan agar persiapan dilakukan, namun ada juga pengusaha yang lebih suka mencari jalan pintas dengan cara melakukan hal-hal yang secara umum bukan merupakan keputusan yang diminati karyawan, misalnya dengan melakukan PHK atau melakukan pemotongan gaji besar-besaran.

Walaupun kedua keputusan tersebut bukan sesuatu yang tidak wajar diambil, adakalanya pengusaha harus menahan diri untuk tidak terburu-buru melakukan keputusan yang akan menjatuhkan citra perusahaan di mata karyawan yang masih bekerja maupun di masyarakat luas.

Sebaliknya, pengusaha harus berdiskusi dengan departemen HR menyangkut HR planning yang sebaiknya dilakukan ketika perusahaan mulai memasuki masa-masa sulit akibat resesi.

Hal ini bukan hanya karena dasar kemanusiaan terkait nasib karyawan yang mendadak dipecat dan kehilangan mata pencaharian, melainkan juga untuk mempertahankan citra perusahaan serta menghindari masalah yang tidak perlu di masa depan seperti tuntutan hukum masal dan sebagainya.

Berikut adalah garis besar dari langkah-langkah awal terkait HR planning yang sebaiknya dilakukan oleh pengusaha dan departemen HR ketika perusahaan mulai memasuki masa resesi:

1. Tinjau kembali visi, misi, rencana strategis, tujuan dan target tahunan perusahaan. Apakah anda yakin bahwa hal-hal tersebut sudah sesuai untuk menunjang perusahaan dalam melewati masa resesi?

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

Jika ada hal-hal yang sebaiknya perlu ditinjau kembali, segera adakan rapat dengan jajaran direksi serta kepala departemen dan para manajer. Pastikan bahwa masing-masing memberikan ide dan masukan mengenai masalah internal perusahaan tersebut sehingga ada pandangan dari semua pihak yang terlibat dalam kinerja perusahaan.

2. Tinjau kembali tantangan usaha yang dihadapi oleh perusahaan.

Lihatlah apakah produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan termasuk dalam komoditas yang masih banyak dibutuhkan sekalipun di tengah masa resesi atau tidak. Pertimbangkan juga aspek reputasi merk anda di tengah masyarakat sebelum memutuskan untuk memodifikasi atau bahkan berhenti memproduksi suatu produk, setidaknya hingga masa resesi selesai.

3. Rancanglah skema kepemimpinan dan manajemen untuk menghadapi situasi sulit di tengah resesi dan pastikan hal tersebut dikomunikasikan terhadap semua pihak.

Khusus untuk karyawan, pastikan ada waktu khusus dimana semua karyawan dikumpulkan dan diberi gambaran mengenai rencana kepemimpinan dan manajemen tersebut. Kebanyakan karyawan biasanya tidak ambil pusing terhadap rincian suatu rencana manajemen; asalkan mereka tahu bahwa pimpinan sudah memiliki rencana cadangan untuk menghadapi krisis, mereka sudah bisa lega.

4. Kecuali bila keadaan memang sudah memburuk dan tidak bisa dikendalikan lagi, jangan sekali-kali menjatuhkan mental karyawan mengenai keadaan perusahaan yang sedang tidak menentu kira-kira sama seperti orang tua yang berusaha tidak menyampaikan kabar buruk pada anak-anak.

5. Buatlah rencana-rencana untuk membantu karyawan anda di masa resesi agar mereka tetap bisa bekerja dengan tenang; misalnya, di beberapa negara ada kebijakan perusahaan untuk membuat program carpool atau berangkat kerja bersama dengan menumpang kendaraan satu orang, mensponsori program bawa-makan-siang-sendiri serta menunjuk beberapa karyawan untuk bekerja dari rumah jika memungkinkan.

Ide-ide ini merupakan bagian dari HR planning untuk tetap mempertahankan loyalitas karyawan, terutama karyawan potensial.

Jika pemecatan merupakan pilihan yang mau tidak mau harus dilakukan, jangan lupa untuk selalu melakukannya dengan cara semanusiawi mungkin.

Komunikasikan hal ini dengan baik kepada tiap karyawan yang hendak diberhentikan dan jangan lupa memenuhi semua kewajiban keuangan perusahaan terhadap karyawan tersebut untuk menghindari masalah.

7 Ilmu Powerful yang akan Mengubah Nasib dan Masa Depan Anda. JANGAN DI-KLIK, jika Anda sudah Merasa Sukses.

Free Ebook

Dapatkan Lima Buku Dahsyat tentang Karir, Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!