Apa itu net interest margin? Bagi anda masyarakat awam istilah ini merupakan istilah asing yang mungkin bukan menjadi hal penting. Tapi di dunia perbankkan, Net interest margin (NIM) merupakan salah satu tindakan penting yang harus diperhatikan demi mewujudkan bank yang berkualitas.

NIM ini adalah ratio yang digunakan untuk mengetahui kemampuan manajemen bank dalam hal terutama dalam hal pengeolaan aktiva produktif sehingga bisa menghasilkan laba bersih.

Pendapatan bungan bersih itu sendiri bisa dihitung dengan cara pendapatan bunga dikurangi beban bunga.

Ratio ini sangat dibutuhkan dalam pengelolaan bank dengan baik sehingga bank-bank yang bermasalah dan mengalami masalah bisa diminimalisir.

Semakin besar ratio maka hal ini akan mempengaruhi pada peningkatan pendapatan bunga yang diperoleh dari aktiva produktif yang dikelola oleh pihak bank dengan baik.

Dengan demikian, resiko yang seringkali menimbulkan masalah dalam bank bisa dihindari. Bagaiamanapun juga, pengelolaan dan manajemen yang baik disetiap kegiatan operasional bank memang sangat dibutuhkan sehingga bank bisa berada dalam kondisi yang lebih aman.

Untuk menghitung ratio ini, anda bisa menggunakan rumus berikut :

Download Slide Presentasi Memukau tentang Strategi Bisnis, Leadership Skills, Marketing dan HR Management DISINI.

NIM = aktiva produktif x 100% pendapatan dari bunga bersih

Mengetahui apa itu net interest margin beserta manfaatnya untuk dunia perbankan merupakan hal yang harus dilakukan.

Di dunia perbankan, NIM merupakan ukuran untuk membedakan antara bunga pendapatan yang diperoleh bank atau mungkin lembaga keuangan dan jumlah bunga yang diberikan kepada pihak pemberi pinjaman.

Hal ini sebenarnya serupa dengan margin kotor perusahaan non-financial sehingga masih diperlukan perhitungan lagi secara lebih matang.

Download Slide Presentasi Memukau tentang Strategi Bisnis, Leadership Skills, Marketing dan HR Management DISINI.

Berbicara lebih jauh mengenai apa itu net interest margin, ini artinya kita memang sangat perlu untuk membahas lebih lanjut mengenai margin bunga bersih yang telah kita singgung sebelumnya.

Dalam hal ini bunga bersih memang mirip dengan konsep yang diguankan untuk meyebarkan bunga bersih. Meskipun demikian perlu anda ketahui bahwa penyebaran bunga bersih adalah selisih rata-rata nominal antara pinjaman yang diberikan dan suku bunga pinjaman yang dibebankan. Dalam hal ini aktiva produktif dan juga dana yang dipinjam bisa menjadi hal yang berbeda termasuk juga dalam volume.

Akibatnya, margin bunga bersih bisa lebih tinggi atau mungkin juga bisa lebih rendah jika dibandingkan dengan bunga bersih. Apapun itu, hal-hal tersebut harus diperhitungan secara lebih detail sehingga pihak bank tetap bisa mendapatkan keuntungan.

Tujuan mengetahui apa itu net interest margin
Bagi mereka yang sedang bergelut dibidang perbankan, pastinya hal ini menjadi hal yang sangat penting terutama bagi mereka yang menjadi bagian dari pengelola bank. NIM itu sendiri bertujuan untuk melakukan evaluasi bank dalam mengelola berbagai resiko yang mungkin terjadi pada suku bunga.

Ini artinya ketika suku bunga berubah, maka pendapatan dan biaya bunga juga akan berubah. NIM itu sendiri juga merupakan ratio yang sangat erat kaitannya dengan kemampuan bank dalam melakukan manajemen untuk mengelola aktiva produktif sehingga bisa menghasilkan bunga bersih.

Sebagaimana yang telah kita bahas sebelumnya bahwa bunga bersih diperoleh dari pendapatan bunga yang dikurangi beban bunga. Semakin besar ratio ini maka pastinya akan membantu meningkatkan pendapatan bunga atas aktiva produktif yang telah dikelola bank dengan baik.

Melalui cara inilah yang bisa digunakan sebagai srategi dalam mewujudkan bank yang sehat dan terhindar dari berbagai masalah yang mungkin terjadi. Jadi ketika bank sudah bisa mampu mengelola aktiva produktifnya hingga bisa menghasilkan bunga bersih ini artinya kemampuan manajemen bank dengan menerapkan NIM sudah berjalan dengan baik.