Peran Ilmu Akuntansi Manajemen dalam Bisnis Perusahaan

Sebelum mengartikan akuntansi manajemen terlebih dahulu harus mengerti dahulu apa itu akuntansi dan manajemen. Akuntansi tentu sering kita dengar mata pelajarannya sendiri sudah masuk di tingkat sekolah menengah, akuntansi adalah suatu pengukuran , gambaran informasi dan laporan dari sumber daya yang di miliki sebuah lembaga. Dan manajemen adalah pengaturan sesuatu hal.

Dapat di simpulkan jika Akuntansi manajemen adalah sebuah sistem yang mengatur akuntansi di dalamnya. Akuntansi Manajemen sendiri mempunyai kontrol terhadap akuntansi.

Akuntansi manajemen sendiri biasanya menjadi suatu unsur yang penting di sebuah lembaga yang besar. masalah yang kompleks di dalam sebuah lembaga atau perusahaan membuat akuntansi manajemen harus ada di dalamnya.

Mengapa demikian karena Akuntansi manajemen dapat membantu manajer untuk memutuskan keputusan yang tepat dan tidak salah. Berikut peran Akuntansi manajemen di suatu perusahaan:

1. Sektor keuangan
Biasanya di sebuah perusahaan orang yang menguasai akuntansi manajemen akan di masukan dalam departemen keuangan.

Mengapa demikian karena sektor keuangan adalah sektor sentral dan krusial di sebuah perusahaan, tentu sebuah perusahaan di bangun untuk mendapatkan profit atau pendapatan dengan jumlah besar. Di butuhkan keterampilan khusus untuk mengelola tersebut.

Dengan masuknya orang yang mempunyai keahlian akuntansi manajemen di bagian Keuangan sebuah perusahaan tentu orang tersebut dapat melihat alur uang masuk dan keluar di perusahaan tersebut. Orang ini harus dapat membuat laporan jika terjadi suatu masalah jika menemui informasi yang janggal dan mengganggu keuangan perusahaan kepada manajer. Manajer akan mengambil keputusan untuk menanggulangi masalah tersebut.

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

Berada di sektor keuangan ini akuntan manajemen juga harus dapat merancang anggaran untuk perusahaan dan melaporkan semua transaksinya secara rapi.

2. Akuntansi manajemen bukan hanya sekedar uang
Menjadi presepsi yang salah kebanyakan orang menganggap pekerjaan Akuntansi hanya berkaitan dengan uang saja. Lebih dari itu semua orang tersebut harus dapat mendata kekayaan perusahaan yang terlihat maupun yang tidak terlihat. Yang terlihat tentu dapat berupa uang, perlengkapan produksi.

Dan kekayaan yang dek terlihat contohnya adalah bahan produksi yang belum menjadi barang produksi, seorang bekerja di akuntansi manajemen harus dapat menghitung semua. Karena seluruh kekayaan di sebuah perusahaan dapat menjadi bukti perusahaan tersebut adalah perusahaan yang menguntungkan atau tidak. Hal ini tentu menjadi pertimbangan manajer untuk menjadi patokan langkah ke depan perusahaan tersebut akan di bawa ke mana.

3. Internal audit
Seorang pimpinan akuntan manajemen dapat menjadi seorang yang mengaudit seluruh pekerjaan di dalam perusahaan. Hal ini dapat di lakukan walaupun bukan sebagai HRD, hak khusus tersebut dapat di lakukan karena akuntan manajemen akan mengecek apakah analisa yang di rancang untuk perusahaan dan di terapkan berjalan atau tidak.

Seorang Akuntan manajemen harus mempunyai penguasaan bukan hanya sekedar akuntansi saja karena dia akan membawahi beberapa akuntan yang bekerja untuk yang di tempatkan di berbagai tempat. Berikut adalah kemampuan yang harus di kuasai oleh pemimpin Akuntansi Manajemen:

1. Manajemen Strategi
Seorang Akuntan manajemen harus dapat merancang semua kesimpulan dari laporan-laporan anak buahnya yang dijadikan menjadi satu kesimpulan yang menjadi dasar membuat sebuah dan beberapa strategi yang tentu untuk memajukan dan menguntungkan bagi perusahaan.

Semua strategi yang akuntan manajemen buat harus berdasarkan dengan laporan-laporan yang dapat di pertanggung jawabkan karena dari data tersebut dapat di jadikan alasan mengapa strategi akuntan manajemen di laksanakan.

2. Manajemen Kinerja
Bukan hanya sekedar laporan saja, Seorang Akuntan Manajemen juga harus dapat membagi tugas kepada anak buahnya, pimpinan pasti tahu betul kemampuan anak buahnya, memberikan tugas sesuai kemampuannya tentu akan menghasilkan kinerja yang optimal bagi perusahaan. Di dalam kinerja ini harus terjalin hubungan baik antara pimpinan dan anak buahnya agar tercipta lingkungan kerja yang bagus.

3. Manajemen Resiko
Hasil dari keputusan tentu akan membuahkan resiko di dalamnya, seorang akuntan manajemen harus dapat menganalisa resiko – resiko tersebut dan kemudian membuat sebuah rencana atau aksi jika resiko tersebut benar-benar terjadi. Akuntan manajemen mempunyai tanggung jawab besar atas resik strategi yang di buatnya.

7 Ilmu Powerful yang akan Mengubah Nasib dan Masa Depan Anda. JANGAN DI-KLIK, jika Anda sudah Merasa Sukses.

Free Ebook

Dapatkan Lima Buku Dahsyat tentang Karir, Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!