6 Langkah untuk Move One dari Kegagalan Bisnis yang Menyakitkan

Berbicara mengenai bisnis langsung menarik perhatian pada berbagai peluang yang ada. Apalagi di era seperti sekarang dimana hampir semua bidang mengalami perubahan sistem. Bisnis bukan lagi suatu aspek yang dinilai sulit karena munculnya berbagai kecanggihan teknologi. Bahkan banyak dari mereka yang menganggap bahwa usaha bukan lagi ranah menyeramkan yang membutuhkan modal besar. Kondisi tersebut kian nyata dengan bermunculannya pebisnis muda yang pada akhirnya mampu menunjukan kreasi unik yang menyita perhatian pasar dunia.

Meskipun begitu bisnis tetap bukan arena persaingan yang bisa disepelekan. Konsep yang sudah terancang sempurna dalam pikiran. Belum tentu menghasilkan realita yang diinginkan. Orang-orang bilang bisnis mempunyai seni tersendiri. Dimana mereka yang ingin sukses wajib menanggung semua jatah kegagalan. Sehingga bukan sesuatu yang mengherankan jika mereka yang bertahanlah yang pada akhirnya menikmati hasil manis dari proses membangun bisnis.

Pembangun bisnis menjadi salah satu tema yang gencar dibahas diberbagai seminar. Kebanyakan dari mereka ingin sukses dalam bisnis. Namun, enggan merasakan kegagalan yang seharusnya bisa dijadikan teman untuk mengingatkan. Rasionalnya bisnis tanpa gagal bukan sesuatu yang mengasyikan. Sebab, dari sinilah calon pebisnis akan mengambil banyak pelajaran. Anda akan lebih paham aturan apa saja yang harus dilakukan. Sampai dengan pilihan produk seperti apa yang mesti ditawarkan pada konsumen potensial.

Tidak perlu khawatir karena pada kenyataanya apapun yang tumbuh besar dan kuat memperlukan waktu cukup lama. Bukankah Anda setuju bahwa bisnis bukan sekedar tentang besarnya profit yang akan didapatkan. Melainkan mengenai pebisnis mampu bersabar dalam perjalanan menjadi unggulan. Nah, bagi Anda yang sekarang masih duduk lesu karena kegagalan bisnis. Berikut beberapa langkah sederhana mengembalikan sensasi menyenangkan dalam pembangun usaha. Yaitu:

  1. Evaluasi diri

Pada dasarnya kegagalan bisnis tidak hanya terjadi pada pebisnis pemula. Mereka yang sudah dikatakan sebagai profesionalpun seringkali merasa gagal. Namun, poin yang menjadi pembeda ialah tentang bagaimana pebisnis ini menanganinya. Pebisnis profesional menangkap kegagalan sebagai bentuk sirine peringatan untuk memperbaiki kualitas produk. Kemampuan tersebut tidak diperoleh dengan mudah.

Mereka tetap membutuhkan pelatihan mental secara mendalam. Sampai pada akhirnya titik kelemahan usaha mampu teratasi. Sedangkan bagi mereka yang masuk sebagai pebisnis pemula. Acap kali goyah saat diuji dengan kegagalan. Mengapa? Pasalnya, persiapan mental yang belum mempuni. Ketika Anda menyerah ditahap ini sudah bisa dipastikan gagasan bisnis yang dibangun bakal hancur begitu saja. Tetapi untuk Anda yang memilih bertahan jangan sia-siakan waktu untuk mengurung diri.

Sebagai seorang pebisnis harus berani membuka diri. Setidaknya, jujur pada diri sendiri akan kekurang yang terjadi. Tepat, inilah yang dimaksut dengan evaluasi diri. Ketika Anda tidak mampu melakukannya minta bantuan orang terdekat. Minta mereka untuk mengoreksi kesalahan yang mungkin tanpa sengaja Anda lakukan.

  • Bangun mindset baru

Pikiran atau mindset memiliki peran penting dalam pembangun bisnis. Beberapa penelitian mengungkap kedahsyatan mindset dalam mewujudkan berbagai keinginan. Bahkan Dewi Hugsest salah satu profesional hipnoterapi sering menyatakan pada pasiennya bahwa apapun yang ada dikepala terjadi sekarang! Kalimat tersebut setidaknya memperjelas bagaimana pikiran mampu memberi pengaruh luar biasa pada setiap bentuk keberhasilan.

Ketika Anda gagal dalam bisnis otomatis pikiran kacau balau. Seringkali menyerah karena menganggap bahwa apa yang dilakukan terkesan sia-sia. Penilian tersebut adalah bentuk konflik internal yang harus segera diatasi. Pebisnis bukan hanya mereka yang pandai dalam urusan menjual produk dalam jumlah besar.

Slide1

Melainkan tentang pribadi tangguh yang pintar mengatur skema pikiran. Proses tersebut memang tidak mudah. Namun, bukan berarti Anda tidak mampu melaluinya. Jadi, tetap fokus pada titik perbaikan karena pada standar khusus pebisnis akan menemukan formula unik untuk mencapai kesuksesan.

  • Tingkatkan daya saing

Berikutnya pebisnis juga harus memaksimalkan diri untuk meningkatkan daya asing. Tidak perlu khawatir dengan hadirnya kompetitor karena pada dasarnya apapun bidang yang digeluti pasti memunculkan pesaing. Sehingga bukan keputusan bijak jika Anda memilih untuk menghindarinya. Langkah yang harusnya dipilih seorang pebisnis ialah mencari jalan keluar guna memenangkan persaingan. Bukankah dalam konsep bisnis Anda belajar tentang brand positioning, promosi, sampai dengan penentuan konsumen potensial?

Maka, Anda hanya perlu memfokuskan diri pada pemenuhan tiga komponen di atas. Beberapa sumber mengatakan bahwa masa pendatang SDM akan dipenuhi oleh mereka yang tidak takut dengan persaingan. Bahkan mereka membuka diri terhadap apa yang terlihat berbeda. Percayalah, kemajuan zaman akan semakin banyak konsumen yang berani memilih produk unggulan. Jadi, Anda wajib bertahan sambil terus melakukan peningkatan kualitas.

  • Tingkatkan kreatifitas

Langkah lain yang juga disebut sebagai gerbang kesuksesan ialalah kreatifitas. Kemampuan seseorang menciptakan sesuatu menjadi lebih menarik. Banyak sumber yang mengungkap bahwasannya tingkat kreatif pada suatu produk akan mendapat harga tinggi. Lihat saja bagaimana respon publik dengan barang buatan tangan. Eksplorasi tersebut perlu Anda tingkatkan karena sekarang terdukung oleh fasilitasnya yang lebih lengkap.

Ingat, perkembangan zaman membuat manusia menyukai apapun yang berdasar pada kepraktisan. Misalnya saja, kemunculan bisnis berbasis transportasi. Gagasan tersebut muncul dari keresahan yang kemudian dioptimalkan dengan kecanggihan yang ada. Bukan sesuatu yang aneh ketika bisnis baru itu langsung mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Bermain di ranah bisnis menuntut para aktornya untuk terus mengupgrade kemampuan. Jadi, tidak ada salahnya jika Anda membuka pengetahuan dari berbagai arah.

  • Tingkatkan kepercayaan diri

Tingkat percaya diri mempunyai keterkaitan dengan skema pikiran. Ketika mindset Anda sudah menyusun kalimat pesimis maka langsung terlihat output yang sama. Beberapa ahli pernah mengatakan bahwa pemikiran mempunyai kekuatan dua kali lebih besar. Tingkat kepercayaan diri secara tidak langsung tersusun didalamnya. Apabila pikiran tidak mendukung hal tersebut terjadi. Bisa dipastikan kepercayaan diri seseorang akan luntur.

Nah, konsep keterkaitan ini seharusnya segera diperbaiki untuk Anda yang ingin segera bangkit dari kegagalan bisnis. Pebisnis harus berpikir praktis sekaligus optimis. Posisikan diri pada tingkat kemenangan karena aura tersebut sangat membantu Anda untuk mencapai kesuksesan. Ketika Anda tidak percaya dengan kemampuan diri. Maka siapa lagi yang akan mempercayainya? Bahkan mereka yang berjualan rongsok saja begitu semangat setiap harinya. Apalagi Anda yang notabene memiliki konsep bisnis yang lebih sempurna.

  • Bekerja keras

Setelah semua bagian terpenuhi dengan baik. Anda tidak boleh melupakan bahwa bekerja keras adalah standar utama manusia untuk bertahan. Tepat, usaha keras menjadi syarat utama dalam memaksimalkan bisnis. Disini pebisnis akan belajar mengatur berbagai elemen yang berkenaan dengan kemajuan bisnis. Mulai dari pemasaran, budgeting, manajemen, sampai proses evaluasi yang dilakukan dalam rangka mengukur pencapaian goal yang sudah ditetapkan di awal. Jadi, percayailah bahwa hasil tidak akan mengkhianati sang proses.

Slide1

Slide1