Sistem Pengembangan Produk Baru di Toyota yang Inovatif

Toyota adalah perusahaan Jepang yang namanya sudah mendunia dan bisa disejajarkan dengan nama-nama perusahaan pembuat mobil terkenal di dunia baik Eropa maupun Amerika.

Toyota dikenal dengan kualitas mobil yang sangat luar biasa baik performa mobil, tampilan mobil, dan daya tahan. Mobil-mobil Toyota juga memiliki bandrol harga yang relatif lebih murah dibandingkan dengan mobil-mobil lain di kelasnya.

Selain hal tersebut dan merupakan hal yang sangat penting dalam dunia pembuatan mobil adalah pengembangan produk baru di Toyota yang sangat inovatif. Pada tahun 2012, sebuah survey dari perusahaan konsultan manajemen di Amerika menempatkan Toyota pada posisi ke tujuh daftar perusahaan paling inovatif di dunia.

Bahkan dalam dunia industri pembuatan mobil, Toyota merupakan perusahaan paling innovatif di dunia karena keenam perusahaan lainnya merupakan perusahaan yang bergerak pada usaha teknologi informasi, komputer, dan elektronik.

Sebenarnya banyak sekali rahasia keberhasilan perusahaan Toyota dalam mengembangkan produk mereka.

Namun ada hal yang sangat penting dalam manajemen produksi Toyota yaitu filosofi “Toyota Production System” yang merupakan “lean production” atau produksi kurus yang fokus pada penghilangan pemborosan. Setidaknya adalah delapan pemborosan yang telah ditemukan oleh perusahaan Toyota dan mereka berusaha menghilangkan pemborosan tersebut baik dari proses pengembangan produk baru mereka maupun dari proses produksi mobil.

Kedelapan pemborosan tersebut adalah: produksi yang berlebihan, waktu menunggu yang terlalu lama, transportasi yang tidak diperlukan, proses yang berlebihan, persediaan yang berlebihan, gerakan yang tidak dibutuhkan, cacat, dan kreativitas karyawan yang terbuang.

Pada pengembangan produk baru, pemborosan dapat terjadi pada saat para tenaga ahli sedang menciptakan suatu desain baru atau pengembangan dari desain mobil yang telah ada, terutama prmborosan waktu dan kreativitas.

Pada saat duduk di depan komputer dan merancang produk baru, para tenaga ahli tersebut dapat melakukan pemborosan jika mereka membuang-buang waktu percuma tanpa hasil yang memuaskan. Jika mereka benar-benar merubah informasi yang mereka miliki untuk menjadi suatu desain baru dan menambah nilai suatu produk akhir, barulah kegiatan mereka dinilai melakukan suatu proses yang menghasilkan.

Toyota biasanya memberikan batas waktu untuk menciptakan produk baru. Pengembangan produk baru di Toyota biasanya hanya memakan waktu kurang lebih satu tahun.

Agar suatu proses menghasilkan hasil yang baik, perusahaan Toyota memiliki prinsip konsep kerja yang berkelanjutan dengan menciptakan aliran proses yang saling berkaitan antara proses dan manusia dan mengangkat semua permasalahan ke permukaan.

Namun, saat ditemukan suatu masalah, Toyota memiliki prinsip membangun budaya berhenti sejenak untuk memperbaiki dan menemukan solusi permasalah yang ada dari awal sehingga masalahnya tidak berkembang besar dan dapat diciptakan produk yang berkualitas.

Karena Toyota adalah perusahaan yang sudah mendunia, pengembangan produk yang dilakukan harus disesuaikan dengan pangsa pasar yang ada pada negara yang bersangkutan. Untuk Indonesia sendiri, pengembangan produk Toyota biasanya menerapkan konsep produk kreatif dengan terobosan baru yang bertujuan mencapai kepuasan pelanggan.

Salah satu contohnya adalah pengembangan produk Toyota Avanza 1,3 1300cc yang saat ini juga tersedia produk inovatif Toyota Avanza 1,5 1500cc. Untuk efisiensi dan juga demi menambah nilai produk yang akan dipasarkan, penggunaan komponen lokal yang lebih besar dari komponen yang berasal dari Jepang dan negara lainnya juga menjadi salah satu pemikiran dalam pengembangan produk baru di Toyota.

Dengan begitu, produk baru yang dihasilkan akan memiliki harga yang lebih terjangkau dengan kualitas baik sehingga dapat menarik perhatian pasar.

Slide1

Slide1